Menjilat Bos dengan Cerdas: Pujian Saja Tidak Cukup, Ini Rahasianya
- eko wahyudi
- Aug 20, 2024
- 2 min read

Di sebuah kantor yang sibuk, Andi dikenal sebagai pegawai yang pandai menjilat atasan. Salah satu teknik favoritnya adalah memberikan pujian secara halus.
"Presentasi Anda tadi sangat luar biasa, Pak. Saya belum pernah melihat yang sebaik itu," kata Andi sambil tersenyum.
Tentu saja, pujian ini berhasil. Bosnya tersenyum lebar dan Andi pun mendapatkan kemudahan dalam bekerja.
Siapa yang tidak suka dipuji? Memang benar, pujian adalah salah satu cara ampuh untuk menjilat atasan dan membangun hubungan yang lebih baik dengan mereka.

Penelitian yang dipublikasikan di Psychology Today juga menemukan bahwa orang sering kali meremehkan dampak positif dari pujian mereka. Studi tersebut mengungkapkan bahwa penerima pujian biasanya merasa lebih senang daripada yang diperkirakan oleh pemberi pujian. Jadi puijian memang ampuh.
Namun, menurut sebuah studi oleh profesor strategi Ithai Stern dan James Westphal, ada tingkatan lebih lanjut dari sekadar memuji yang dapat membuat pendekatan ini lebih efektif.

Dalam studi tersebut, yang melibatkan top-level manajer dan CEO dari perusahaan besar di Amerika Serikat, ditemukan bahwa eksekutif yang menggabungkan pujian dengan meminta nasihat memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan posisi di dewan direksi.
Apa rahasianya?
Mereka menemukan bahwa dengan memberikan pujian lalu dilanjutkan dengan permintaan saran, kita tidak hanya membuat atasan merasa dihargai, tetapi juga membuat mereka lebih menyukai kita.
Misalnya, setelah memuji presentasi bos, Andi bisa menambahkan, "Saya penasaran, Pak, bagaimana Anda bisa merancang presentasi seefektif itu? Saya ingin belajar dari Anda."
Dengan cara ini, pujian Andi terasa lebih tulus dan tidak sekadar basa-basi.
Kenapa teknik ini begitu efektif?
Ketika kita meminta nasihat, kita secara tidak langsung mengakui bahwa orang tersebut adalah seorang ahli. Hal ini lebih dari sekadar pujian. Ini adalah pengakuan atas kemampuan dan pengetahuan mereka.
Meminta nasihat juga membuat atasan merasa dihargai dan diakui, yang pada akhirnya membuat mereka lebih senang pada kita.
Mereka merasa memiliki andil dalam perkembangan kita, dan ini menciptakan ikatan yang lebih kuat dan bermakna.
Di sisi lain, meminta nasihat juga membantu kita mendapatkan pengetahuan yang mungkin tidak kita sadari sebelumnya. Pengetahuan yang anda dapatkan dari orang yang Anda puji
Kesimpulannya, pujian memang ampuh untuk menjilat. Namun, di dunia kerja, pujian akan lebih efektif jika diiringi dengan permintaan saran atau masukan.

Dengan menggabungkan kedua teknik ini, kita tidak hanya membuat atasan kita merasa dihargai, tetapi juga memperkuat hubungan profesional yang mungkin dapat membawa kita ke jenjang karier yang lebih tinggi.
Referensi:



Comments