top of page

Menunda Pekerjaan Itu Baik: Dampak Positif Prokrastinasi

  • Writer: eko wahyudi
    eko wahyudi
  • Jun 30, 2024
  • 3 min read

Suatu hari seorang mahasiswi asal Korea yang kuliah di Amerika serikat menghampiri professornya dan memberikan sebuah ide yang aneh.

Si mahasiswi mengatakan bahwa menunda-nunda pekerjaan itu bagus. Sang professor terkejut tapi tidak menolak ide itu apalagi memarahi si mahasiswi karena idenya aneh dan berlawanan dengan apa yang selama ini kita percaya.


Tapi sang professor malah menantang si mahasiswi untuk membuktikan apa yang dia ucapkan. Si mahasiswi kemudian melakukan sebuah eksperimen untuk membuktikan ini.


Si mahasiswi yang bernama Jihae Shin meminta sekelompok mahasiswa untuk menulis proposal bisnis untuk sebuah lahan kosong di kampus. Separuh dari mereka diminta untuk segera mulai mengerjakan tugas tersebut, sementara yang lainnya diminta untuk bermain game seperti Minesweeper dan Solitaire sebelum mulai bekerja alias menunda pekerjaan.


Hasilnya mengejutkan. Proposal dari kelompok yang menunda-nunda pekerjaan ternyata 28% lebih kreatif daripada yang segera mulai bekerja.

Proposal-proposal dari mereka yang menunda pekerjaan menawarkan ide-ide yang unik, seperti pusat bimbingan belajar dan gym.


Sementara kelompok yang mengerjakan langsung tanpa menunda-nunda hanya mengusulkan ide-ide konvensional seperti membuka sebuah kantin.


Jadi kesimpulannya, menunda-nunda pekerjaan membuat seseorang lebih kreatif.


Seorang Leonardo Da Vinci pun dikenal suka menunda-nunda pekerjaan. Da Vinci dikenal sebagai orang yang suka memulai sebuah projek untuk kemudian melupakan dan meninggalkannya. Bahkan ada rumor yang mengatakan bahwa salah satu karya terbaiknya. Monalisa di buat selama bertahun-tahun.


Lalu kenapa menunda-nunda pekerjaan bisa membuat kita lebih kreatif? Ini ada hubungannya dengan cara bepikir otak kita.


Otak kita kita terbagi dalam dua mode: Focus dan Diffuse.

Focused mode adalah saat kita berkonsentrasi penuh pada suatu tugas. Kita menggunakan pola pikir yang logis dan terstruktur untuk menyelesaikan masalah atau tugas secara langsung. Mode ini sangat berguna untuk menyelesaikan pekerjaan yang membutuhkan perhatian dan analisis mendalam.
Sedangkan Diffuse mode adalah saat kita berada dalam keadaan santai dan tidak aktif memikirkan sebuah tugas. Mode ini sering terjadi ketika kita sedang beristirahat, berjalan-jalan, atau bahkan bermimpi.
Dalam mode diffuse, otak kita menghubungkan berbagai ide dan konsep yang sebelumnya tampak tidak terkait, memungkinkan kita untuk menemukan solusi kreatif dan inovatif.

Jadi kita menunda pekerjaan, kita memberi otak kita kesempatan untuk beralih ke mode diffuse. Mode ini memungkinkan ide-ide untuk muncul secara alami dan membuat kita lebih kreatif.


Denga kata lain, mode fokus seperti menggunakan senter untuk menerangi sudut kecil sebuah ruangan. Sedangkan mode diffuse seperti menyalakan lampu ruangan untuk menerangi seluruh bagian ruangan.


Saya terkadang menunda pekerjaan dan memang terbukti hal ini kadang membuat saya lebih kreatif. Pekerjaan saya adalah seorang pengajar dan saat saya harus mengajar kelas sore, maka di pagi hari biasanya saya akan masuk ke cloud, Microsoft Teams dari komputer rumah untuk melihat apa materi yang harus saya ajarkan.


Terkadang saat ada ide, saya akan membuat id pengajaran atau projek untuk siswa. Tapi terkadang saat tidak ada ide, maka saya akan tinggalkan sebentar.


Nah proses meninggalkan pekerjaan ini membuat saya berada dalam difuse mode dimana pikiran saya bisa berkelana bebas, menghubungkan ide-ide dari berbagai pengalaman dan pengetahuan yang saya miliki.


Misalnya, saat saya sedang berjalan-jalan atau sekadar menikmati secangkir kopi, sering kali ide-ide baru muncul begitu saja. Dalam keadaan ini, otak saya tidak terbebani oleh tekanan untuk menemukan solusi segera, melainkan bekerja di belakang layar untuk mengolah informasi dan menghasilkan inspirasi baru.


Jadi apakah ada sisi positif menunda-nunda pekerjaan?


Menunda-nunda pekerjaan dapat membuat anda lebih kreatif. Karena dengan menunda pekerjaan anda memberikan otak anda waktu untuk bepikir di belakang layar.


Referensi:

Comments


© 2024

bottom of page