Sebuah Fakta Psikologis Tentang Cinta Yang Kebanyakan Orang Tidak Sadari
- eko wahyudi
- Dec 28, 2024
- 2 min read

Agus dan Niki telah menjalani hidup bersama cukup lama. Di mata teman-temannya, mereka adalah pasangan yang ideal. Punya pekerjaan, rumah dan anak serta hidup berkecukupan.
Namun itu semua hanya apa yang tampak di permukaan. Tanpa banyak orang tahu, keduanya merasa bahwa hidup mereka seperti sebuah siklus yang berulang :kerja, makan malam, nonton film, dan menghabiskan akhir pekan dengan beristirahat,membersihkan rumah atau mengajak anak ke mall.
Suatu malam Jumat, saat mereka duduk diam di sofa, Niki memecah keheningan. “Kamu pernah merasa kita cuma… menjalani hidup aja?” tanyanya ragu.
Agus mengangguk pelan. “Iya. Bukan berarti aku nggak cinta kamu, tapi semuanya terasa sama. Nggak ada percikan lagi.”
Dalam eksperimen ini, ada 50 pasangan yang terlibat dimana mereka rata-rata sudah bersama selama kurang lebih 14 tahun.
Eksperimen ini akan berjalan selama 10 minggu dimana mereka akan dibagi menjadi dua kelompok.
Kelompok pertama, yang disebut kelompok aktivitas menyenangkan, diminta untuk menghabiskan waktu satu setengah jam setiap minggu melakukan aktivitas yang nyaman dan sudah sering mereka lakukan, seperti menonton film, makan malam di restoran favorit, atau mengunjungi teman.
Kelompok kedua, yang disebut kelompok aktivitas menantang, diminta untuk melakukan hal-hal baru yang dianggap seru dan sedikit keluar dari rutinitas. Aktivitas ini termasuk mendaki bukit, mengikuti kelas dansa, mencoba zip-lining, atau menghadiri konser musik yang berbeda dari biasanya.
Di akhir eksperimen, para pasangan diminta mengevaluasi kepuasan mereka terhadap hubungan mereka.
Hasilnya mengejutkan! Pasangan dalam kelompok aktivitas menantang melaporkan tingkat kebahagiaan yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan pasangan di kelompok aktivitas menyenangkan.
Arthur Aron menyimpulkan bahwa kegiatan yang berbeda dari biasanya dapat membantu mengugah emosi dari para pasangan.

Dalam eksperimen pertama, 183 pasangan diuji.
Sebagiah dari melakukan perjalanan safari balon udara melintasi Kenya lewat VR dan pasangan lainnya hanya diminta menonton video perjalanan safari tersebut.
Hasilnya? Pasangan yang menggunakan VR merasa lebih bahagia.
Dalam sesi kedua, hal yang sama juga dilakukan tapi dengan sedikit perbedaan dimana kali mereka melakukan perjalan gondola melintasi pegunungan Swiss dan peserta lainnya hanya menonton perjalan Gondola di pegunungan Swiss.
Hasilnya sama dengan eksperimen sesi pertama.
Dan inilah sebuah fakta psikologis cinta.
Cinta yang sudah terkubur dalam rutinitas yang monoton dapat dihidupkan kembali dengan cara yang sederhana:
Bersama pasanganmu, lakukan hal yang berbeda dari biasanya.

Jika kalian terbiasa setiap malam minggu, menonton film di bioskop, kenapa tidak coba pergi mendaki atau camping?
Jika kalian terbiasa joging di pantai, kenapa tidak coba touring naik motor berdua ke luar kota.
Ini adalah salah satu cita-cita saya. Saya ingin mengajak istri touring naik motor berdua keluar kota. Cuman masih terkendala anak-anak yang masih kecil, jadi belum bisa ditinggal selama itu.
Plus istri saya saja baru pindah departemen di tempat kerjanya, jadi dia masih perlu beradaptasi dengan kerjaan barunya dan ini cukup menjadi beban pikiran untuknya.
Semoga tahun 2025 nanti bisa.



Comments